personal

Aku memilih, Allah swt juga memilih dan pilihan Allah yang terbaik

Ketika dulu sekali setelah lulus dari SMA, saya pernah bekerja di Jakarta. Waktu itu saya ingat saya dipercaya untuk mengelola sebuah toko. Bekerja setiap hari dari sore sampai malam, awal-awal saya memang tidak suka dengan pekerjaan ini namun lama kelamaan karena rekan kerja yang baik banget sudah seperti kakak sendiri ditambah bos yang baik.

Hari-hari saya lewati dengan rutinitas kerja, meski kadang dalam seminggu saya tidak dapat libur tapi saya tetap tidak mengeluh karena tidak dapat libur. Mungkin karena waktu itu saya masih sangat muda, polos dan bersemangat.

Pekerjaan saya lakukan dengan senang hati,  semangat saya semakin bertambah ketika bos saya terus memotivasi untuk terus bekerja, menabung 2 tahun pasti bisa buat buka toko sendiri katanya. Sungguh, ketika itu cita-cita saya ingin menjadi wirausaha dan menjadikan bos saya sebagai panutan. 

Ketika itu saya menyukai pekerjaan saya dan ketika bekerja saya merasa sedang tidak bekerja.

Hari berganti hari,  memang tidak ada yang abadi selain perubahan. Pekerjaan yang saya lakukan setiap hari lama-lama menemui titik jenuh. Hingga akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan itu. 

Setelah itu,  saya memutuskan untuk melanjutkan hidup. Mendaftar kuliah di salah satu PTS di Garut. Empat tahun berlalu meski merasa salah jurusan dan sempat berpikir untuk keluar dari kuliah akhirnya saya lulus.  

Saya pernah berpikir untuk berhenti kuliah karena dulu salah satu teman saya pernah bilang untung dong bisa kuliah juga meski masuk jurusan kayak gitu juga.  Ditambah kakak saya yang bilang ngapain kuliah di jurusan kayak gitu enggak ada masa depan. Ya ampunn,  saya down banget di sana.. Kenapa kesannya tidak ada jurusan lain yang memiliki masa depan selain jurusan pendidikan. Mengapa mereka tidak berpikiran terbuka sama sekali??  Padahal mereka adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi.

Disanalah titik balik kehidupan saya,  saya hampir setiap malam berdoa kepada Allah Swt supaya saya bisa jadi guru,  yaa saya ingin membuktikan kepada mereka. Entahlah kenapa waktu itu saya berdoa seperti itu,  saya tidak tahu. Dan kenapa saya bisa berpikiran pendek seperti itu. Yang jelas saya waktu itu sakit hati. 

Setelah lulus kuliah, sama seperti teman-teman yang lain saya berjuang untuk mencari pekerjaan. Berbagai usaha saya lakukan dan banyak juga panggilan kerja yang saya terima. Namun tak dapat dipenuhi karena berbagai pertimbangan.

Hingga suatu hari salah satu kerabat datang ke rumah memberikan tawaran untuk bekerja sebagai guru produktif di sekolahnya. Saya bingung dan sempat berpikir untuk menolak tawaran tersebut. Sebenarnya saya sudah tidak ada keinginan jadi guru dan berpikir terbuka kalau rezeki sudah ada yang ngatur meski bukan sebagai tenaga pendidik. Tapi saya ingat doa saya dua tahun yang lalu ketika saya berdoa kepada Allah swt untuk menjadikan saya seorang guru. Sungguh Allah swt mengabulkan doa saya di saat yang tepat dan dengan cara yang tak disangka.
Akhirnya setelah mempertimbangkan dan mendengarkan saran yang masuk,  saya memutuskan untuk menerima tawaran menjadi guru. Bukan apa-apa sih karena kesempatan kadang tidak datang dua kali. Dan inilah jalan hidup yang telah Allah berikan untuk saya. 

Saya bersyukur karena dulu tidak jadi keluar kuliah,  saya tidak tahu apa yang terjadi jika saya benar-benar keluar. Sungguh benar bahwa Allah swt adalah sutradara terbaik, Allah maha mengetahui apa yang terbaik untuk saya. 

Kuliah disana adalah pilihan terbaik menurut Allah untuk saya. Bekerja sebagai guru adalah pekerjaan yang terbaik untuk saya. 

Semoga Allah Swt mampukan saya untuk mengemban amanat ini ^^

Aamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s